26 Beberapa Penyakit Akibat RokokBeberapa Penyakit Akibat Rokok adalah hal – hal yg bisa terjadi dan memberikan dampak negatif untuk perokok pasif maupun aktif.

menghisap rokok sigaret bisa memiliki banyak efek buruk di tubuh. Beberapa di antaranya bisa mengakibatkan komplikasi yg mengancam jiwa.

Kenyataanya, Berdasarkan informasi dari CDC, rokok akan meningkatkan potensi kematian yg di sebabkan oleh berbagai macam komplikasi yg di sebabkannya. Baca juga : Jenis Gangguan Hati Liver

Beberapa Macam Penyakit Akibat Rokok

Rokok merupakan salah satu faktor utama yg membuat kita mengidap kanker paru – paru nomor satu. Risiko tersebut 25 kali lebih besar untuk pria dan 25,7 kali lebih besar untuk wanita.

menghisap rokok juga menghadirkan risiko lebih besar untuk berkembang dan meninggal akibat penyakit paru obstruktif kronik. Faktanya, American Lung Association melaporkan bahwa menghisap rokok mengakibatkan 80 persen kematian penyakit paru obstruktif kronik.

Mereka juga bisa memicu atau memperburuk serangan asma. menghisap rokok bisa merusak jantung, pembuluh darah, dan sel darah.

Bahan kimia dan tar dalam rokok bisa menambahkan risiko seseorang terkena aterosklerosis, yaitu penumpukan plak di pembuluh darah. Penumpukan tersebut membatasi aliran darah dan bisa mengakibatkan penyumbatan berbahaya. menghisap rokok juga menambahkan risiko penyakit arteri perifer (PAD), yg terjadi ketika arteri ke lengan dan kaki mulai menyempit, membatasi aliran darah.

Penelitian menunjukkan hubungan langsung antara menghisap rokok dan berkembangnya PAD. Bahkan mereka yg dulunya menghisap rokok menghadapi risiko yg lebih tinggi daripada orang yg tidak pernah menghisap rokok.

1. Kanker Paru-paru

Lebih banyak orang meninggal karena kanker paru-paru daripada tipe kanker lainnya. Peluang Kalian untuk tetap hidup lima tahun sesudah didiagnosis kurang dari 1 banding 5.

2. penyakit paru obstruktif kronik

PPOK merupakan penyakit paru obstruktif yg membuat sulit bernapas. Hal tersebut mengakibatkan kecacatan jangka panjang yg serius dan kematian dini. penyakit paru obstruktif kronik dimulai dengan membuat sulit untuk aktif, seperti bermain dengan cucu, kemudian biasanya memburuk, sampai menaiki tangga pendek atau bahkan berjalan untuk mendapatkan surat itu melelahkan atau tidak mungkin.

penyakit paru obstruktif kronik bisa membuat orang terjebak di rumah mereka, tidak bisa melakukan hal-hal yg mereka inginkan atau melihat teman. Sekitar 80% dari semua penyakit paru obstruktif kronik disebabkan oleh menghisap rokok.

3. Penyakit Jantung

menghisap rokok membahayakan hampir setiap organ dalam tubuh Kalian, termasuk jantung Kalian. menghisap rokok bisa mengakibatkan penyumbatan dan penyempitan di arteri Kalian, yg berarti lebih sedikit aliran darah dan oksigen ke jantung Kalian. Ketika konsumsi rokok di AS menurun, begitu pula tingkat penyakit jantung.

4 stroke

Karena menghisap rokok mempengaruhi arteri Kalian, Rokok dapat memicu stroke. Stroke merupakan penyakit yg di sebabkan oleh terhambatnya aliran darah ke dalam otak kita. Sel-sel otak kekurangan oksigen dan mulai mati. Stroke bisa mengakibatkan kelumpuhan, bicara cadel, perubahan fungsi otak dan kematian. Stroke merupakan penyebab kematian kelima di Amerika Serikat dan penyebab utama kecacatan orang dewasa yang di sebabkan oleh otak kekurangan oksigen.

5. Asma

Asma merupakan penyakit paru-paru kronis yg mempersulit pergerakan udara masuk dan keluar dari paru-paru Kalian—atau dikenal sebagai “pernapasan.” Karena asap rokok mengiritasi saluran udara, bisa memicu serangan asma yg tiba-tiba dan parah. Dan Asma merupakan kondisi kesehatan serius yg mempengaruhi hampir 25 juta orang Amerika. menghisap rokok hanya memperburuk keadaan.

6. Efek Reproduksi di Wanita

menghisap rokok bisa mengakibatkan kehamilan ektopik di wanita, yaitu ketika sel telur yg telah dibuahi berimplantasi di tempat lain selain rahim.

Sel telur tidak bisa hidup dalam waktu yg lama dan jika tidak segera di atasi, maka hal tersebut dapat memakan korban jiwa. efek menghisap rokok juga mengakibatkan penurunan kesuburan, yg berarti membuat lebih sulit untuk hamil.

7. Bayi Prematur, Berat Badan Lahir Rendah

Efek menghisap rokok tidak hanya berdampak di kesehatan ibu, tetapi juga bayinya. menghisap rokok saat hamil bisa mengakibatkan bayi lahir prematur dan/atau berat badan lahir rendah. Bayi yg lahir terlalu dini atau terlalu kecil memiliki peningkatan risiko komplikasi kesehatan dan bahkan kematian.

8. Diabetes

Kalian lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 jika Kalian menghisap rokok. Risiko terkena diabetes tipe 2 merupakan 30 sampai 40% lebih tinggi untuk perokok daripada non-perokok. Komplikasi masalah kesehatan juga dapat mengganggu kehidupan kita yg di sebabkan oleh rokok, contohnya adalah masalah seperti diabetes, yang membuat kita kesulitan dalam kehidupan sehari – hari.

9. Kebutaan, Katarak, dan Degenerasi Makula Terkait Usia

menghisap rokok dapat membuat Kalian buta. menghisap rokok bisa merusak mata Kalian dan bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan. Degenerasi makula terkait usia disebabkan oleh menghisap rokok. Hal tersebut merupakan penyebab utama kebutaan di orang dewasa berusia 65 tahun ke atas.

10. Lebih dari 10 tipe Kanker Lainnya

Pada umumnya, semua kanker bisa di alami oleh tubuh kita, dimana potensi kanker paru – paru dan berbagai macam jenis kanker lainnya dapat di sebabkan oleh rokok.Dan sekarang kita tahu bahwa menghisap rokok mengakibatkan setidaknya selusin kanker, termasuk hati dan kolorektal, dan mengurangi tingkat kelangsungan hidup pasien kanker prostat.

Efek buruk dari menghisap rokok tidak hanya mempengaruhi orang yg menghisap rokok. Asap rokok juga bisa memiliki efek kesehatan yg signifikan di anggota keluarga, teman, dan rekan kerja.

Efek dari paparan asap rokok termasuk:

  • menambahkan risiko pilek dan infeksi telinga
  • memperburuk asma
  • menambahkan tekanan darah
  • merusak hati
  • mengurangi kadar lipoprotein densitas tinggi, atau kolesterol “baik”

Meskipun berhenti menghisap rokok dapat menjadi tantangan, laporan CDC bahwa hari tersebut, ada lebih banyak orang yg dulu menghisap rokok daripada orang yg saat tersebut menghisap rokok.

Manfaat Berhenti menghisap rokok

Begitu seseorang berhenti menghisap rokok, manfaatnya mulai terakumulasi. Hal tersebut termasuk kulit yg lebih bersih, kesehatan mulut yg lebih baik, hormon yg lebih stabil, sistem kekebalan yg lebih kuat, dan penurunan risiko berbagai tipe kanker.

  • Beberapa manfaat lain dari berhenti menghisap rokok antara lain:
  • sesudah 20 menit-12 jam: Denyut jantung dan karbon monoksida dalam darah turun ke tingkat normal.
  • sesudah 1 tahun: Risiko serangan jantung jauh lebih rendah, begitu juga tekanan darah. Batuk dan masalah pernapasan bagian atas mulai membaik.
  • lalu sesudah 2–5 tahun: Risiko stroke turun menjadi seseorang yg tidak menghisap rokok, menurut CDCTrusted Source.
  • sesudah 10 tahun: Risiko kanker paru-paru dan kanker kandung kemih merupakan setengah dari seseorang yg saat tersebut menghisap rokok.
  • dan sesudah 15 tahun: Risiko penyakit jantung mirip dengan seseorang yg tidak pernah menghisap rokok.

Dan itulah beberapa pembahasan penting tentang Beberapa Penyakit Akibat Rokok yang harus kalian ketahui sebagai perokok berat, maupun yang baru mencoba rokok.

 

93 Jenis Gangguan Hati LiverJenis Gangguan Hati Liver merupakan salah satu organ dalam yang memiliki fungsi penting dalam menyaring darah kotor dan racun di darah.

Hati adalah organ yg bisa melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-selnya yg rusak. Akan tetapi, Apabila sel-sel yg rusak cukup banyak, fungsi dan kerja hati bisa terganggu. Biasanya, fungsi hati akan mulai terlihat penurunannya ketika kerusakan sel-sel hati mencapai 75%.

Tak hanya dapat dialami oleh orang dewasa, gangguan liver juga dapat dialami oleh anak-anak dan bayi. Penurunan fungsi hati umumnya terjadi secara bertahap.

Tahapan kerusakan yg terjadi akan mengikuti perkembangan gangguan yg mendasarinya dan seberapa besar kerusakan jaringan hati yg dialami. gangguan liver mempunyai beragam jenis, namun sebagian gejala dan keluhannya sering kali mirip satu sama lain. Baca juga: Tanaman Untuk Membersihkan Udara

Jenis Gangguan Pada Organ Hati Liver

Tahap Kerusakan Hati

Mengetahui setiap tahap kerusakan jaringan hati sangat penting guna menentukan tindakan pengobatan dan pencegahan kerusakan jaringan lebih lanjut. Berikut merupakan penjelasan masing-masing tahapannya:

Tahap 1

gangguan liver atau gangguan hati pada tahap pada kerusakan hati ini ditandai dengan adanya inflamasi (peradangan) pada sel-sel hati. Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan hati menjadi lunak dan membengkak. Apabila tidak ditangani dengan baik, inflamasi bisa membuat kerusakan permanen pada jaringan hati.

Tahap 2

Pada tahap pada kerusakan hati ini, liver mulai mengalami fibrosis, yaitu suatu kondisi saat jaringan parut mulai tumbuh untuk menggantikan jaringan hati yg rusak. Pembentukan jaringan parut sebenarnya adalah proses yg dilakukan oleh badan untuk menyembuhkan luka yg ada di jaringan hati. Namun, pembentukan fibrosis ini justru membuat hati tidak dapat berfungsi dengan normal.

Tahap 3

Tahap ini ditandai dengan terjadinya sirosis, yaitu kerusakan parah pada hati akibat penumpukan jaringan parut pada hati. Sirosis disebabkan oleh gangguan hati yg berlangsung dalam waktu lama. Sirosis hati adalah tahap akhir dari gangguan liver. Pada tahap ini, hati sudah tidak dapat berfungsi dengan baik. Kondisi ini akan ditandai dengan munculnya keluhan dan gejala yg lebih serius.

Tahap 4

Pada tahap ini, kerusakan hati sudah terjadi secara menyeluruh. Kondisi ini menyebabkan hilangnya fungsi hati secara keseluruhan. Tahap ini disebut juga dengan gagal hati. Kondisi ini bisa terjadi secara akut atau kronis.

Kerusakan hati yg sudah mencapai tahap akhir tidak dapat disembuhkan. Penderita kerusakan hati berat umumnya memerlukan penanganan dan perawatan khusus. Salah satu pilihan penanganan yg dianjurkan pada tahap ini merupakan dengan melakukan transplantasi hati.

Penyebab gangguan Liver

Penyebab gangguan liver sangat beragam. Berikut ini merupakan sebagian jenis gangguan liver berdasarkan penyebabnya:

1. gangguan liver terkait alkohol

gangguan liver bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol secara berlebihan. Kondisi ini disebut dengan gangguan hati terkait alkohol. Alkohol bersifat toksik untuk sel-sel hati, terutama ketika hati menyaring alkohol dari dalam darah. Pada saat disaring oleh hati, alkohol bisa menyebabkan kematian sel-sel hati.

2. Perlemakan hati atau non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD)

Dalam kondisi normal, sel-sel hati seharusnya hanya mengandung sedikit lemak. Penumpukan lemak di sel-sel hati bisa menyebabkan gangguan liver. Perlemakan hati sering kali terjadi pada orang yg mengalami obesitas.

3. Hepatitis

Hepatitis adalah gangguan liver yg muncul akibat peradangan pada jaringan hati. Dan Hepatitis bisa terjadi secara akut maupun kronis. Hepatitis terdiri dari sebagian jenis, di antaranya hepatitis A, B, C, D, E, dan hepatitis autoimun.

4. Hepatitis toksik atau toxic hepatitis

Kondisi ini disebabkan oleh paparan senyawa kimia beracun. Jenis racun yg bisa menyebabkan hepatitis toksik dapat berasal dari obat, suplemen makanan, atau zat kimia lainnya.

Mengonsumsi atau menggunakan obat-obat tertentu secara berlebihan, terlebih tanpa mengikuti anjuran dari dokter dapat menyebabkan gangguan hati. sebagian jenis obat yg bisa menyebabkan hepatitis toksik merupakan paracetamol, amoxicillin, isoniazid, diclofenac, fenofibrate, dan phenytoin.

5. gangguan liver kolestasis atau cholestatic liver disease

gangguan hati akibat kolestasis dapat disebabkan oleh beragam hal, seperti gangguan dari sel hati (hepatocellular cholestasis) atau gangguan saluran empedu (cholangiocellular cholestasis). Penyebab cholangiocellular cholestasis, antara lain primary biliary cirrhosis, cystic fibrosis, dan primary sclerosing cholangitis.

6. gangguan liver yg diturunkan (inherited liver disease)

Masalah penyakit liver ini disebabkan oleh kelainan genetik yg menyebabkan gangguan fungsi organ hati. Dua jenis penyebab gangguan liver genetik yg paling dikenal merupakan hemokromatosis dan defisiensi alfa-1 antitripsin.

7. Kanker hati

Kanker hati adalah jenis kanker yg berawal dari organ hati. Terdapat sebagian jenis kanker hati, yaitu hepatocellular carcinoma (HCC), hepatoblastoma, dan cholangiocarcinoma. HCC adalah jenis kanker hati yg paling sering terjadi.

Faktor risiko gangguan liver

Terdapat sebagian faktor yg bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena masalah penyakit liver, di antaranya:

  • Mengalami obesitas
  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan
  • Terpapar racun atau zat kimia tertentu
  • Penyalahgunaan NAPZA terutama berbagi jarum suntik
  • Terpapar darah dan cairan badan orang lain
  • Sering berganti pasangan dalam hubungan seksual
  • Menjalani prosedur pemasangan tato permanen atau tindik
  • Menderita diabetes atau peningkatan kadar trigliserida
  • mempunyai riwayat gangguan liver dalam keluarga

Gejala gangguan Liver

Liver atau hati merupakan organ terbesar kedua di dalam badan manusia dengan ukuran kira-kira sebesar bola rugbi dan mempunyai dua bagian (lobus) kanan dan kiri. lalu Liver terletak di perut kanan atas tepat di bawah tulang rusuk. Liver mempunyai sebagian fungsi di dalam badan, antara lain:

  • Menghasilkan empedu yg membantu menghancurkan lemak dan membuang racun di dalam badan
  • Menghasilkan kolesterol dan protein yg berfungsi menyalurkan lemak ke seluruh badan
  • Menyimpan gula untuk cadangan energi dan membantu menjaga keseimbangan gula dalam darah
  • Mencerna obat-obatan menjadi zat aktif di dalam badan, membersihkan darah dari senyawa obat dan zat beracun lainnya, serta membantu pembekuan darah
  • Menghasilkan asam amino yg menyusun protein penting untuk melawan infeksi dan membersihkan sisa metabolisme protein yg beracun bagi badan
  • Menyimpan zat besi untuk membentuk hemoglobin, yaitu komponen penghantar oksigen di dalam sel darah merah dan membersihkan sisa metabolisme hemoglobin dengan membentuk dan membuang bilirubin

Kapan harus ke dokter

Lakukan pemeriksaan ke dokter Apabila Kalian mengalami gejala-gejala di atas. Kalian juga disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter Apabila mempunyai faktor atau kondisi yg dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan liver.

Apabila Kalian mengonsumsi obat-obatan tertentu selalu ikuti anjuran dokter dan lakukan kontrol berkala untuk memantau kemajuan terapi dan ada tidaknya efek samping akibat penggunaan obat.

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter Apabila Kalian mengalami nyeri perut yg sangat parah, terlebih Apabila disertai dengan munculnya gangguan kuning dan demam.

Apabila sudah didiagnosis dengan gangguan liver, ikuti terapi yg diberikan oleh dokter. sebagian gangguan liver mungkin akan membutuhkan penanganan intensif.

Diagnosis gangguan Liver

Untuk mendiagnosis gangguan liver, dokter akan menanyakan gejala yg dialami, serta riwayat kesehatan dan faktor risiko yg dimiliki, seperti riwayat mengonsumsi obat-obatan sebelumnya atau jumlah alkohol yg dikonsumsi per harinya.

Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, termasuk untuk melihat perubahan warna kulit dan mata, pembengkakan pada perut dan tungkai, serta ada tidaknya nyeri tekan pada perut pasien. Dan itulah beberapa pembahasan tentang Jenis Gangguan Hati Liver.